Daku kan menjadi lilin bagimu
Yang ikhlas meleleh dan terbakar
Demi menerangi kehidupanmu
Serta mengusir kegelapan dari pandanganmu.
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Senin, 02 April 2012
Aku memang lemah
Baik rohani maupun jasmani
Aku memang manusia pendosa
Selalu lalai menjalankan perintah-Mu
Baik rohani maupun jasmani
Aku memang manusia pendosa
Selalu lalai menjalankan perintah-Mu
Dosaku bertumpuk setinggi gunung
Dosaku tak terhitung bagai butiran pasir
Masih pantaskah aku memohon pada-Mu
Masih pantaskah aku menyebut Nama-Mu
Dosaku tak terhitung bagai butiran pasir
Masih pantaskah aku memohon pada-Mu
Masih pantaskah aku menyebut Nama-Mu
Puisi – Noda Jiwa
Ku tak mampu menitih hari,
Karena aku lemah menjaga hati.
Dan ku tak mau menorehkan noda di jiwa,
Karena ragaku yang tak terjaga.
Aku bosan menjalani hari-hari yang hampa,
Aku ingin kehidupan yang bermakna.
Dan aku lelah menjadi manusia pendosa,
Ku ingin menjadi hamba yang takwa.
Karena aku lemah menjaga hati.
Dan ku tak mau menorehkan noda di jiwa,
Karena ragaku yang tak terjaga.
Aku bosan menjalani hari-hari yang hampa,
Aku ingin kehidupan yang bermakna.
Dan aku lelah menjadi manusia pendosa,
Ku ingin menjadi hamba yang takwa.
Puisi – Kematian !
Lonceng-lonceng kematian di bunyikan
Oleh para maikat yang di utus mencabut nyawa
Roh jiwa tercekik oleh seutas tali
Dan berlahan di tarik ke angkasa
Mereka meringkik kesakitan
Mata melotot!! Condong ke neraka
Laksanan domba yang disembelih tanpa doa
Oleh para maikat yang di utus mencabut nyawa
Roh jiwa tercekik oleh seutas tali
Dan berlahan di tarik ke angkasa
Mereka meringkik kesakitan
Mata melotot!! Condong ke neraka
Laksanan domba yang disembelih tanpa doa
Rabu, 28 Maret 2012
Syair Kematian
Tiupan serulingmu,
berdenting nyaring di indera pendengaranku,
Seolah memanggil jiwa ini,
di kesunyian hati tak terperih
berdenting nyaring di indera pendengaranku,
Seolah memanggil jiwa ini,
di kesunyian hati tak terperih
Labels:
Puisi
Senin, 26 Maret 2012
Puisi : FOR A PERSON AT HEART’S FAR
as beautiful as a dream in the wails of time,
hobbled and tired, his face set empty,
eliminate missed the difficult,
is there any breath in each pulse is the rest of the missing hope,
or I let myself killed the dream,
as time passed, passed, laugh at me,
hobbled and tired, his face set empty,
eliminate missed the difficult,
is there any breath in each pulse is the rest of the missing hope,
or I let myself killed the dream,
as time passed, passed, laugh at me,
Labels:
Puisi
Puisi: pujaan hatiku
Jika Tuhan memberikanku pilihan diciptakan menjadi apa…
Aku takkan memilih menjadi mentari,
Karena ku hanya bisa menyinari dunia
tapi tidak dengan hatimu…
Aku takkan memilih menjadi mentari,
Karena ku hanya bisa menyinari dunia
tapi tidak dengan hatimu…
Labels:
Puisi
Puisi: Aku & Kamu
Seperti bintang Kamu datang ke dalam hidupku.
Kamu memenuhi hatiku dengan sukacita.
Kamu mengambil rasa sakitku seolah-olah itu milikmu.
Kamu berikan Aku cinta yang tidak ada yang bisa memberinya.
Kamu memenuhi hatiku dengan sukacita.
Kamu mengambil rasa sakitku seolah-olah itu milikmu.
Kamu berikan Aku cinta yang tidak ada yang bisa memberinya.
Labels:
Puisi
Puisi: memiliki
Karena Kamu…
dunia saya sekarang utuh,
Karena Kamu…
mengasihi nyawa dalam jiwaku.
Karena Kamu…
Aku bisa tertawa di mataku,
Karena Kamu…
Aku tidak lagi takut mati.
dunia saya sekarang utuh,
Karena Kamu…
mengasihi nyawa dalam jiwaku.
Karena Kamu…
Aku bisa tertawa di mataku,
Karena Kamu…
Aku tidak lagi takut mati.
Labels:
Puisi
Mencintai tapi tak bisa memiliki
mungkin aku sangat terkesan BODOH di hadapanmu ..
mungkin aku terkesan GILA di hadapanmu ..
seandainya kau tau apa yg ku mau dan tau apa yg kuinginkan aku takkan pernah seperti sekarang ini ..
mungkin aku terkesan GILA di hadapanmu ..
seandainya kau tau apa yg ku mau dan tau apa yg kuinginkan aku takkan pernah seperti sekarang ini ..
Labels:
Puisi
Air Mata Cintaku
Kasih
Seandainya kau mengerti akan keperitan di hati ini alangkah bahagianya
hidupku..Aku tidak dapat menahan sebak di dada
sehingga air mata ku jatuh setiap
kali hatiku di
sakiti
Seandainya kau mengerti akan keperitan di hati ini alangkah bahagianya
hidupku..Aku tidak dapat menahan sebak di dada
sehingga air mata ku jatuh setiap
kali hatiku di
sakiti
Labels:
Puisi
terima kasih untuk mencintaiku
Sulit bagiku untuk mengatakan
Aku ingin mengucapkan sesuatu
Tidak ada seorang pun di sini selain kau dan aku
Yang aku harus berikan kepada kamu
Aku ingin mengucapkan sesuatu
Tidak ada seorang pun di sini selain kau dan aku
Yang aku harus berikan kepada kamu
Labels:
Puisi
Langganan:
Komentar
(
Atom
)


















